Ramalan Politik
April 1st, 2013
admin PANDANGAN PAKAR POLITIK
Banyak permasalahan pemilu yang harus diselesaikan
Memasuki awal tahun 2009, merupakan ajang para partai untuk unjuk gigi dan kebolehannya dalam merangkul dan meraup suara sebanyak-banyaknya. Berbagai cara pun kerap dilakukan agar partai yang di usungnya ataupun calonnya masuk dalam parlemen bahkan menjadi presiden 2009.
Menurut Arbi sanit, politik 2009 nanti masih tetap menegangkan karena akan banyak mengalami problem yang berat. Menurutnya pula , akan banyak konflik politik terjadi di parlemen yang membuat tegang semua lapisan masyarakat.
Karena banyaknya partai baru yang akhirnya hanya akan membuat masyarakat bingung dalam menentukan pilihan . nantinya akan ada banyak penyusutan partai dalam parlemen yang kemungkinan hanya ada lima sampai enam partai besar. Penyusutan tersebut karena ada persyaratan 2,5% ke-resourse DPR. Itu yang akan sulit di penuhi semua partai apalagi partai baru.
Ray rangkuti, pengamat politik lainnya mengakui persiapan menjelang perhelatan pesta demokrasi pada pemilu 2009 hingga kini mengkhawatirkan. Masalah penanganan pilkada Maluku utara yang hingga kini masih berlarut-larut. Masalah pembentukan secretariat KPU yang hingga kini belum juga selesai. Pembentukan KPUD provinsi yang tidak sesuai jadwal. Dan juga masalah pembentukan panwas provinsi yang belum terbentuk.
Masalah penanganan pendaftaran partai politik , hingga kini masih kacau. Ada beberapa partai politik yang bermasalh. Termasuk pula, pengaturan calon perseorangan yangbelum juga selesai, jelasnya.
Adapun bima arya sugiarto, direktur eksekutif carta politica, berpendapat bahwa tahun 2009 akan menjadi tahun bersejarah bagi masyarakat di negeri ini.
Pasalnya di sana akan terjadi peristiwa penting yang akan menentukan nasib bangsa yaitu pemilu legislative dan presiden. Menurut arya, pemilu tetap akan berjalan, hanya saja indikasi potensi konflik politik sangat terbuka lebar. Sebab akan terjadi persaingan yang amat ketat baik antar partai politik maupun capres ( calon presiden). Apalagi dengan system yang amat rumit seperti sekarang.
Ada partai yang menerapkan berdasarkan suara terbanyak, ada pula partai yang masih menggunakan nomor urut, partai – partai kecil juga akan terancam dengan aturan suara parlemen ( parlementary threeshold). Jika mereka tidak mengantongi 2,5 persen maka tidak dapat masuk ke parlemen di tingkat nasional dan tidak dapat mengikuti pemilu berikutnya . hal tersebut bisa memancing untuk menghalalkan segala cara, paparnya.
Arya berpendapat, masih terlalu dini untuk memprediksikan siapa yang akan keluar menjadi pemenang dari calon –calon yang mulai bermunculan meski dalam survey-survey masih di dominasi oleh SBY dan egwati. Namun calon-calon underdog seperti prabowo dan sultan hamengkubuwono terus mengintai. Karena isu-isu yang muncul datang silih berganti.
Topic-topik lama seperti dikotomi antara sipil militer, jawa – non jawa tidak lagi menjadi hitungan. Masyarakat semakin cerdas, mampu memilih dan menilai siapa yang memiliki kompetisi serta kemampuan memimpin. Justru yang akan mencuat adalah hal-hal yang bersifat ideology seperti nasionalisme dan agama, katanya.
Pencarian Terpopuler: ramalan politik, cara merangkul suara di pilcaleg, permasalahan partai politik tahun 2009.